RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Genangan air akibat rob yang melanda Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, pada Jumat (2/1), berhasil ditangani dengan cepat oleh petugas gabungan. Genangan setinggi sekitar 10 sentimeter yang muncul sejak pukul 08.30 WIB dipastikan surut total pada pukul 12.00 WIB.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Administrasi Jakarta Utara, Haria Suwandi, mengatakan penanganan dilakukan segera setelah laporan diterima dengan mengoperasikan pompa mobile dan Pompa Sub Polder Jakarta International Stadium (JIS).
“Genangan rob setinggi kurang lebih 10 sentimeter di Jalan RE Martadinata langsung kami respons cepat. Alhamdulillah, pada pukul 12.00 WIB kondisi sudah surut,” ujar Haria saat dikonfirmasi, Jumat (2/1).
Ia menegaskan, jajaran SDA Jakarta Utara tetap bersiaga penuh untuk mengantisipasi potensi rob susulan, mengingat cuaca ekstrem dan pasang air laut masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pesisir.
“Kami akan terus siaga di titik-titik rawan rob agar genangan bisa segera ditangani,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Utara, Rudy Saptari Sulesuryana, memastikan petugas lalu lintas turut diterjunkan selama proses penanganan genangan berlangsung. Pengaturan arus lalu lintas dilakukan guna menjaga kelancaran kendaraan sekaligus memastikan keselamatan petugas SDA di lapangan.
“Petugas Dishub kami pastikan hadir untuk mengatur lalu lintas selama terjadi rob,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi cuaca ekstrem, Pemkot Jakarta Utara menempatkan sejumlah pompa mobile dan stasioner di berbagai titik strategis sejak 30 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026. Penempatan pompa tersebut meliputi dua unit Indopump di Rumah Pompa Stasioner Muara, dua unit HSP 20 dan Indopump Putih di Kali Gendong Muara Angke, satu unit HSP 60 di PLTU Muara Karang, satu unit di Pelabuhan Sunda, satu unit HSP 20 di Pluit Ancol, satu unit pompa mobile di Koyo Cabe Lodan, satu unit di Jalan Gunung Sahari, dua unit mobil pompa di Jalan RE Martadinata, satu unit di Ketel Uap, satu unit di Marunda Pitung STIP, satu unit di Ancol Danau, serta satu unit HSP 60 di Dermaga 5 Marina Ancol.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan wilayah Jakarta Utara tetap aman dari genangan rob dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.













